Rabu, September 27, 2006

SAHUR BERSAMA

SAHUR Ala Ndalem Kebun Kacang

Tanpa terasa sang waktu demikian cepat merambat, sehingga dengan penuh semangat tanpa merasa berat, kami warga Ndalem KK kembali dapat menjalani ”ritual” tahunan ibadah puasa Ramadhan.

            Seperti tahun-tahun sebelumnya Bu Ageng sanantiasa menawari kami para ksatria penghuni Ndalem KK untuk andrawina, kembul bujana pada saat sahur puasa. Tentu saja bagi kami para ksatria, hal tersebut kami sambut dengan hangat dan penuh suka cita. Bagi kami semangat kebersamaan yang telah diwariskan oleh para leluhur dalam pitutur mangan ora mangan waton kumpul masih sangat membumi di relung hati kami.

Meski dari segi jumlah peserta yang mempunyai komitmen tinggi untuk nguri-uri tradisi ala Ndalem KK ini untuk tahun ini sedikit menurun, dikarenakan beberapa ksatria lama telah lengser ksatriyan manjalani tour of duty di jagad yang berbeda termasuk si Bagor keponakan Bu Ageng, paling tidak masih ada saya, Gus Puad, Wan Abid serta suadara Yerri tanpa ”Tomm”nya. Sedikit sepi memang tanpa kelakar si Bagor yang lugu dan konyol melempar omongan lugu-lugu bathoknya.

Sahur perdana selalu menjadi momen istimewa, terlebih untuk tahun ini sahur langsung dihadiri oleh sedulur Topik van Mount Island, yang sekaligus membuka ritual tahunan ini. Acara sedikit sumringah ketika Wan Abid, yang kebetulan ksatria ragil di Ndalem KK, sedikit grogi sehingga salah ambil dan memegang sendok di kedua belah tangannya, padahal lazimnya orang dhahar memegang sendok di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Dan yang lebih unik, hal tersebut berlangsung sekian menit tanpa disadarinya. Lucune lagi Wan Abid protes kenapa si Herman(yang waktu sekolah nilainya jelek terus sehingga harus selalu ”her”:-)) kok tidak dibangunkan, dia tidak sadar bahwa Herman mempunyai keyakinan yang berbeda dengan kami.

            Yang bagi saya sedikit mengherankan adalah perilaku Ndoro Sinyo, ksatria sebelah, yang di bulan Ruwah kemarin paling semangat bertanya apakah di Ndalem KK ada kembul bujana sahur, ternyata setiap kali dibangunkan dari sarenya selalu menjawab ”sampun saur”. Lha pripun to Ndoro jane?

Satu hal yang pasti, bahwa semangat kebersamaan dan budaya kolektivitas yang dimiliki bangsa kita sebenarnya merupakan aset dan modal yang sangat berharga bagi eksistensi sebuah peradaban bangsa. Oleh karena itu, marilah kita jadikan momentum Ramadhan 1427 H kali ini untuk kembali menggalang kemanunggalan untuk menggapai manunggaling kawula Gusti.

Posted by Nananging Jagad at 13:59:16 | Permanent Link | Comments (15) |
Komentar
1 - Wah, asyiknya...bisa sahur bersama di rumah
klo ditempatku ya sahur bersamanya di warung sih...
sekarang lg nyari masjid yg nyediain menu buka bersama
alas ta'jil (klo istilah di jogja) jadi inget Jogja (Comment this)

Ditulis oleh: weedee at 2006/09/27 - 14:49:34
2 - wah-wah ... menarek ... :) (Comment this)

Ditulis oleh: bahtiar at 2006/09/28 - 05:12:25
profile
3 - weedee, Wuaduh.....dasar mantan japemethe Yoja, hari gini masih merasa perlu disantuni rangsum ta'jil. Nek perlu, waktu sahur nongkrong di pinggir jalan, kan ada pembagian nasbung dari para dermawan yang memakai mobil mewah untuk distribusinya. Saya pernah manyaksikan hal tersebut, terutama di seputar Menteng. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2006/09/28 - 10:29:01 in reply to: 1
4 - wow... asiknyaaaah... :) (Comment this)

Ditulis oleh: bagonk at 2006/09/28 - 13:03:30
5 - sori KK itu apa toh?
kepala keluarga he hehe...sori...
Selamat berpuasa! (Comment this)

Ditulis oleh: elly.s at 2006/09/28 - 13:54:25
6 - sahur bersama.... wah mantabs...sak derenge ngagem tidur bersama mboten kang? :D (Comment this)

Ditulis oleh: Mbah Dipo at 2006/09/28 - 14:40:43
profile
7 - elly.s, Kebun Kacang itu KK, tetapi KK bukan Kebun Kacang....hayo aja bingung lho!!! Iki filosofine dhuwur, ra sembarang wong ngerti maksude. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2006/09/28 - 15:50:52 in reply to: 5
profile
8 - Mbah Dipo, Lha jelas dipun awiti kanthi tidur bersama alias sare sarengan lah Mbah......ning nggih niku ambene bedha-bedha Mbah:-) (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2006/09/28 - 16:14:22 in reply to: 6
9 - lha sahur itu sunnah, tidur itu wajib. he..he.. (Comment this)

Ditulis oleh: ba at 2006/09/28 - 17:19:43
10 - wah wah waaahhh enake sahur bareng. Trus bar kuwi opo yo subuhan bareng? Trus opo dho nggawe rencana mudik bareng? (Comment this)

Ditulis oleh: Moes Jum at 2006/09/28 - 18:20:11
11 - matap euy! (Comment this)

Ditulis oleh: medon at 2006/09/29 - 04:40:57
profile
12 - ba, Wuaduh.....fatwa kiai mana lagi kuwi, semua itu harus ada bagiane secara proporsional, tawazun alias adil satu sama lain terhadap satu kegiatan yang memang mempunyai hak untuk ditunaikan, yo ora?
 (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2006/09/29 - 08:51:21 in reply to: 9
profile
13 - Moes Jum, Lha pingine sih begitu Mas............. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2006/09/29 - 15:03:26 in reply to: 10
14 - Seru banget Yaaa..ibu kost mu care banget dengan anak kostnya...di kost saya paling banter diberi kolak, itu juga bukan tiap ari...tapi alhamdulillah siiih daripada ga ada sama sekali...:) (Comment this)

Ditulis oleh: ulin at 2006/09/29 - 16:12:23
15 - selamat menjalankan ibadah puasa bulan romadhon, mohon maaf lahir dan bathin, (Comment this)

Ditulis oleh: awi at 2006/09/30 - 16:22:56
Tulis komentar