Kamis, Januari 04, 2007

SALAH TANGKAP

Kisah di malam Tahun Baru…..


            Tahun baru biasanya selalu dinantikan oleh setiap orang dengan tradisinya masing-masing. Ada yang melakukan tirakatan dan lek-lekan ala Ndalem Kronggahan, tiup terompet ala bangsawan kuthagara, pesta kembang api model Ancol, dan satu lagi yang pasti tidur nglengkur gaya Wonogalih yang saya amalkan.

Bukan karena apa-apa di malam tahun baru kemarin saya tidur lebih awal habis Isya’, tetapi karena sirah ini terus cenut-cenut akibat gempuran serangan sekawanan tawon ndas yang menyarangkan rudalnya di pelipis kiri saya. Persitiwanya terjadi di siang harinya, ketika selesai menyembelih sapi hewan kurban, kemudian simbok memintaku menemaninya ngundhuh salak di tegal. Ketika sedang mapras dahan salak, yang ternyata tanpa saya ketahui ada sarang tawon ndas sebesar kendi, walhasil sang tawon merasa tersinggung dan langsung mubal menyerang saya. Tak kurang dari tiga antupan mengenai pelipisku, dan sudah pasti meninggalkan aboh dan rasa kecenutan.

Kisah antik lainnya dialami Mas Ipar saya yang kebetulan di malam tahun baru tersebut kehabisan pulsa phonselnya sehingga terpaksa keluar rumah sekitar jam 20.00. Setelah membeli pulsa di sebuah wartel perempatan Tuguran, samping Secaba Rindam IV/Diponegoro, tiba-tiba HPnya berdering dan langsung dijawabnya.

“Ning ngomah ora Mas?”, tanya si Ahmad di seberang.

“Iki lagi golek pulsa, sedelo ngkas yo mulih, langsung wae dinteni ngomah yo!, jawab Mas Ipe.

“Yoo……..”, sahut si Ahmad.

Belum sempat menutup telpon, tiba-tiba datang tiga orang menyergap Mas Ipe dan berteriak “jangan bergerak!!!”.

“Ono opo iki?”, tanya Mas Ipe sedikit gugup karena kaget.

“Jangan banyak tanya….”, jawab seorang diantara penyergap dan yang lainnya berusaha meraih kunci sepeda motor, satu orang lainnya menarik tangan Mas Ipe ke belakang punggung.

Mas Ipe sedikit berontak sambil berusaha menjelaskan, “kalau mau tangkap saya, lapor dulu sama komandan saya, jangan sembarangan begini”.

Seorang polisi keluar dari sebuah mobil di tepian jalan sambil menggandeng seorang yang diborgol, kemudian berjalan mendekati posisi penangkapan Mas Ipe.

“Bukan ini Pak.”, kata orang yang diborgol.

Rupanya orang diborgol tersebut merupakan merupakan penunjuk jalan bagi satuan regu anti narkoba Polda DIY yang mendapatkan kabar akan terjadi sebuah transaksi narkoba di Magelang. Menurut Polisi tersebut sang tersangka mengendarai sepeda motor hitam, memakai celana hitam, berjaket coklat dan berhelm cakil, persis yang dikenakan Mas Ipe. Ketika Mas Ipe keluar wartel dan menerima telpon si Ahmad, rupanya teman tersangka, si penunjuk jalan, disuruh oleh Polisi untuk menelpon tersangka, dan ndilalahnya Mas Ipe juga langsung angkat HP.

Akhirnya kesalahpahaman tersebut dapat diklarifikasi, dan Mas Ipe menjelaskan bahwa dirinya merupakan anggota kesatuan Rindam IV/Diponegoro, dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, segera Kanit Narkoba Polda DIY yang mengkomandoi langsung minta maaf dan segera pamit tanpa mendapatkan orang yang diincarnya.

Beberapa saat berselang, sekawanan siswa dan pengajar Secaba berlarian keluar ksatriaan sambil berteriak “Pak Sakimun diajar wong ning prapatan, ayo cepet-cepet”. “ Sopo sing kurang ngajar?”, tanya beberapa rekan Mas Ipe.

“ Rapopo kok, mung salah tangkap, Pulisine wis lunga”, jawab Mas Ipe lugas.

Untung satuan unit Polisi kesasar tersebut sudah sempat pergi, kalau tidak barangkali akan terjadi lagi tawuran antara tentara dan polisi sebagaimana pernah terjadi di beberapa sudut tanah air. Mulane ati-ati dalam bertindak, ampun grusa-grusu Pak Pulisi!!!

Posted by Nananging Jagad at 14:01:09 | Permanent Link | Comments (17) |
Komentar
profile
1 - Selamat Idul Adha dan Tahun Baru Nang...:) (Comment this)

Ditulis oleh: ulin at 2007/01/04 - 16:44:27
profile
2 - ulin, Yo Mpok sama-sama, piye kabare Penang, begenang airkah??? (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/04 - 17:12:01 in reply to: 1
3 - Pulisi saiki kurang koordinasi, antara intel karo buser, masing-masing justru saling menyerobot. Dadine ngono, mas. (Comment this)

Ditulis oleh: Hedi at 2007/01/05 - 11:46:34
4 - Nyaris wae Mas Ipe dadi bintang pelm....mlebu PATROLI. hehe2.
 (Comment this)

Ditulis oleh: PriyayiSae at 2007/01/05 - 16:59:55
5 - eh he... seru yak... kayak di pilem-pilem... :P (Comment this)

Ditulis oleh: bagonk at 2007/01/06 - 11:39:30
6 - selamat taon baru kang.... kapan hari sayah ke kebon kacang... dirimu ngumpet dimana kang?? hehehe (Comment this)

Ditulis oleh: bebek at 2007/01/08 - 11:59:04
7 - yo ngono kui mas, jan ironis tenan pancene, nek masalah adu jotos pulisi lan abri, wis jan koyo'e ki pie.. ngono, koq iso.. ngono lho, sejatine sing kudu saling melindungi koq malah do tukaran gara-gara perkara sepele. weh jan soyo susah urip neng indonesia.. (Comment this)

Ditulis oleh: mysyam at 2007/01/08 - 17:43:51
8 - untung ae aku wis ra nganggo helm cakil, jaket ku tak ganti pink, en hapeku ngedrop..
Fyuhhh...gak sido kecekel aku
:)) (Comment this)

Ditulis oleh: diditjogja at 2007/01/08 - 20:03:33
profile
9 - Hedi, Bener Mas....di tempat kita Pulisi dengan semboyan pengayom masyarakat sekedar retorita(bukan sekedarblog lho..),klo di negeri tetangga semboyan pulisine BENAR, CEPAT, dan MESRA. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/08 - 21:56:04 in reply to: 3
profile
10 - PriyayiSae, Iyo Mas...slamet-slamet, bejo ra ngisinke tonggo teparo yo. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/08 - 21:58:27 in reply to: 4
profile
11 - Pilem-pilem???....mending,lha kuwi figurane dag dig dug, gemeteran njur dadi ngeleh wetenge je... (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/08 - 22:01:46
profile
12 - bebek, Tenane Mas, mampir Ndalem KK...lha kula lak manggene teng gandok lebet, terpisah saking Kang Bahtiar, sanes wekdal dipun pnarakaken saestu Mas. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/08 - 22:05:05 in reply to: 6
profile
13 - mysyam, Yo kuwi paribasane gajah ngamuk karo gajah, pelanduk mati ning tengah-tengahe....bola-bali wong cilik sing dadi banten. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/08 - 22:07:39 in reply to: 7
profile
14 - diditjogja, Lhoo jebul malah sampeyan to buronane...woalah, mbok kite-kite dibagei rejekine Mas. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/08 - 22:11:14 in reply to: 8
15 - Ojo lali tahun hijrah 1428 pun wes cepak...! he he... (Comment this)

Ditulis oleh: jowopinter at 2007/01/09 - 16:16:10
16 - nama kita kok mirip ya hehe (Comment this)

Ditulis oleh: Anang at 2007/01/11 - 15:34:52
17 - pantes saja para koruptor tak pernah tertangkap. lha wong salah tangkap melulu je... (Comment this)

Ditulis oleh: bangsari at 2007/01/15 - 19:54:05
Tulis komentar