Senin, Januari 15, 2007

HANTU DALAM KAYU

Dedicated for Mas Joko

        Salah satu sifat Allah adalah esa, atau tunggal, dalam teori fiqih disebut wahdaniyah. Oleh karena itu merupakan suatu kemustahilan jika dikatakan Tuhan berbilang atau lebih dari satu. Jika tuhan seseorang banyak, berarti dia memiliki tuhantuhantuhantuhantuhan........jadilah hantu, kata sang begawan filsafat Damardjati Supadjar.

        Suatu malam Jum'at Kliwon dalam suatu sarasehan perbincangan di Ndalem KK, pembicaraan terseret arus suasana ke sekitar dunia perhantuan. Hantu sebenarnya satu konsep teoritis yang sudah eksis semenjak jaman klenik ala nenek moyang dulu, meskipun secara metodologis sulit dicerna dan dibuktikan secara ilmiah, namun sebagian orang mempercayainya sebagai suatu realitas dunia lain.

        Pembicaraan bermula dari pancingan saya bahwa di Ndalem KK, khususnya bilik ksatriyan di gandok utama, terdapat mitos keberadaan hantu, meskipun saya yang telah menempatinya selama dua tahunan tidak pernah sekalipun menemuinya. Mas Joko, yang kala itu baru semingguan menjadi ksatria baru di Ndalem KK, kemudian terhanyut untuk kemudian menuturkan pengalamannya melewati "malam pertama" di biliknya.

        Alkisah di tengah malam, Mas Joko sulit untuk memejamkan mata, padahal badannya sudah didera kelelahan yang teramat sangat. Balik kanan, balik kiri, guling kanan, guling kiri, namun tetap sulit untuk tertidur. Akhirnya dia memiringkan badan ke arah tembok, dengan salah satu telinga terganjal di atas bantal. Mendengarkan swaraning asepi barangkali itulah yang coba dilakukannya.

Tiba-tiba radar telinganya menangkap suara aneh......"krek.....krek....krek....kriuk....kriuk". Degub jantungnya bertambah kencang oleh rasa mencekam dalam batinnya. Sejam dua jam suara tersebut terus berlangsung. Dengan mengumpulkan rasa keberaniannya, Mas Joko menengok ke kolong peraduannya. Tak terlihat apapun. Kemudian dengan segala kenekatan dibongkarnya kasur tidurnya, lalu ditempelkannya lekat-lekat telinganya ke galar yang ada. Suara itu bukannya kian surut, malahan semakin terdengar keras.

        Selidik punya selidik ternyata suara tersebut berasal dari dalam kayu palangan galar yang ada. Sebuah kayu sengon muda yang masih setengah basah. Akhirnya Mas Joko yakin bahwa suara tersebut bukan suara hantu, dugaannya adalah suara semacam ulat penggerek batang yang orang Ndalem Kronggahan menyebutnya "gendhon". Diambilnya bilah palangan tersebut, kemudian dinyalakannyalah korek api untuk nylomot kayu tersebut. Pada posisi yang diperkirakan, terdengar semakin keras suara sang gendhon, lalu dengan sebilah cutter, dibedahnya kayu palangan dan ternyata benar, didapatinya gendhon sang hantu dalam kayu.

        Senin petang, 8 Januari 2007, tiba-tiba Mas Joko yang baru sempat menikmati kehangatan Ndalem KK selama sebulan, mohon pamit untuk undur diri kembali ke Jogja. Sebenare Mas Joko ini seorang keturunan wong Chino yang berasal dari Pontianak, namun karena terlanjur krasan ketika ngangsu kawruh di padhepokan UKDW, kemudian memutuskan untuk menjadi kawula dalem ing Ngayojakarta Hadiningrat. Demikian setelah berkeluarga, anak dan istrinya diboyong pula ke kawasan Kwarasan. Mas Joko pesen agar silaturahmi diantara kami dapat terus terjalin, dan apabila satu waktu ke Jogja berharap pada kami untuk dapat singgah di rompoknya. Mat jalan Mas, mugi rahayu ingkang sami pinanggih.........

Posted by Nananging Jagad at 20:30:50 | Permanent Link | Comments (13) |
Komentar
1 - tak kiro hantu tenan jebul mung ulat to .... hehehee

salam kenal om ... (Comment this)

Ditulis oleh: bodi at 2007/01/15 - 23:54:21
2 - wekekek... jebul dhemite cilik-cilik... :P (Comment this)

Ditulis oleh: bagonk at 2007/01/16 - 08:11:19
3 - ngati2 kwe kang.,.. tak primpeni! (Comment this)

Ditulis oleh: Hantu gentayangan at 2007/01/16 - 09:44:19
4 - Itu namanya hantu rayap hehehe (Comment this)

Ditulis oleh: Hedi at 2007/01/16 - 12:58:20
profile
5 - bodi, Nderek kenal ugi Kang....matur nuwun sampun kersa pinarak. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/16 - 14:33:49 in reply to: 1
profile
6 - bagonk, cuilik wae sing diwedeni wis guilane ora umum je... (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/16 - 14:37:38 in reply to: 2
profile
7 - Hantu gentayangan, matur nuwun yen kersa rawuh ing alam pengimpenku...ning ngati-ati wae kalo ndak bisa mbalik ke donya padhang. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/16 - 14:43:37 in reply to: 3
profile
8 - Hantu gentayangan, matur nuwun yen kersa rawuh ing alam pengimpenku...ning ngati-ati wae kalo ndak bisa mbalik ke donya padhang. (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/01/16 - 14:53:59 in reply to: 3
9 - bukan teori fikih, kang, lebih tepatnya ilmu kalam, di kulon sana biasa disebut teologi.

tapi memang pernah di awal kemunculan ngelmu ini disebut fiqh akbar (imam hanafi), namun selanjutnya biasa disebut ngelmu kalam

demikian... (Comment this)

Ditulis oleh: joko supriyadi at 2007/03/09 - 12:37:59
profile
10 - joko supriyadi, Oooo ngono to Kang....lagi dong aku.

*suwun pun kersa mampir* (Comment this)

Ditulis oleh: Nananging Jagad at 2007/03/09 - 14:13:41 in reply to: 9
profile
11 - sudi mampir kang..http://joozuzuzu.blog.com/ (Comment this)

Ditulis oleh: joozu at 2007/11/10 - 09:42:49
profile
12 - wah..lupa, udah login..
nderek.. (Comment this)

Ditulis oleh: joozu at 2007/11/10 - 09:45:01
13 - Ass. mau nitip salam kenal aja dari Bad_boy (Comment this)

Ditulis oleh: Anonymous at 2008/04/01 - 03:21:22
Tulis komentar