KONSERVASI PANTAI
PERMASI
Perhimpunan Masyarakat Konservasi

Sekejap mata saya terhenyak dari tidur yang lelap selepas lingsir wengi semalam. Berita heboh tentang kejadian gempa Manado berskala 6,5 skala Richter memang telah mengantarkan saya terlelap dalam dunia mimpi yang nggegirisi, sehingga tak berapa lama saya merasakan tindihen oleh kilatan kisah mimpi nan ngeri, hingga saya tergagap seketika dari tidur gelisah tersebut. Rupanya tv di ruang saya masih menyala dan rupanya sedang memaparkan cerita menarik tentang kawasan Pantai Wedhi ombo.
Pantai Wedhi ombo merupakan salah satu kekayaan obyek wisata di kabupaten Gunung Kidul, tepatnya terletak di desa Jepitu Kecamatan Girisubo. Dulu kawasan ini secara administratif merupakan bagian dari kecamatan Rongkop, dan setelah terjadi pemekaran kecamatan di tahun 2001, bergabunglah menjadi sebuah kecamatan baru bernama Girisubo. Mengapa kisah mengenai pantai tersebut menjadi daya tarik bagi diri saya? Pertama karena saya pernah merasakan tinggal di sekitar kawasan tersebut, tepatnya di desa Giripanggung Kecamatan Tepus, selama kurang lebih dua bulan di pertengahan tahun 2000 dalam rangka SIBERMAS, Sinergi Pemberdayaan Masyarakat, sebuah program kerjasama antara ADB dan LPM UGM.
Daya tarik desa terpencil tersebut juga tak lepasa dari keberadan sosok Mbah Tomo yang konon merupakan salah satu guru spiritual Presiden Soekarno yang sampai saat ini masih segar bugar. Dan konon para ahli waris Soekarno, termasuk Megawati masih sering mengunjungi sang Simbah.
Kedua memang tertarik dengan liputan berita yang mengisahkan tentang sekumpulan anak muda yang merasa prihatin akan kelestarian lingkungan hidup sekitar pantai Wedhi ombo yang telah mengalami degradasi beberapa tahun terakhir ini. Pantai tersebut merupakan pantai teluk yang tersusun dari batuan karst khas deretan Pegunungan Sewu yang secara geologist diduga sebagai hasil evolusi morfologis batuan karang dasar laut yang terangkat ke atas oleh gaya endogen menjadi permukaan darat. Pantai ini merupakan pantai fyord yang merupakan tebing tinggi nan terjal dan berkelok. Yang unik di sana terdapat batuan berbentuk kipas raksasa yang tampak indah dipadu dengan goresan jingga di cakrawala langit setiap menjelang senja hari. Pantai Wedhi ombo juga merupakan salah satu pantai berpasir putih di Gunung Kidul selain Krakal di sebelah baratnya. Kawasan pantai ini juga merupakan habitat monyet ekor panjang yang saat ini sering mengganggu tanaman pertanian petani akibat kerusakan hutan habitat asli mereka.
Liputan utama warta tersebut terfokus pada kegiatan kelompok relawan beberapa anak muda setempat yang diprakarsai oleh Mbah Sutadi yang tergabung dalam PERMASI(Perhimpunan Masyarakat Konservasi). Tujuan paguyuban tersebut adalah melakukan konservasi terhadap kawasan pantai sepanjang sekitar 10 km. Kerusakan utama pantai disebabkan oleh abrasi gelombang laut yang mengakibatkan daratan semakin terkikis dan merusak kawasan hutan pantai. Disamping itu ulah para pengunjung pantai yang seringkali membawa pulang pasir ataupun batuan pantai sebagai “souvenir”.
Kegiatan yang dilakukan oleh PERMASI adalah merintis pembibitan tanaman pantai untuk mereklamasi dan menghijaukan kembali kawasan pantai. Bibit yang ditangkarkan diantaranya tanaman pandan, sengon laut, bakau, ipik, akasia dan tanaman khas pantai yang lain. Disamping upaya penghijauan, kelompok tersebut juga secara bergiliran malakukan piket penjagaan pantai untuk mengingatkan pengunjung agar jangan melakukan hal-hal yang dapat merusak kelestarian lingkungan hidup. Luar biasa memang yang dilakukan rekan-rekan tersebut, mereka membiayai sendiri kegiatan mereka dari swadaya masyarakat setempat dan tanpa mengharapkan imbalan dari siapapun, terlebih dari pemrentah.
Selain pantai keindahan wisata pantai, kawasan tersebut juga menyimpan potensi keindahan alam bawah tanah berupa keberadaan gua atau luweng, istilah masyarakat setempat. Daya tarik yang lain di kawasan tebing Ngungap, dimana warga sekitar pada bulan-bulan tertentu melakukan pemanenan sarang burung walet secara tradisional di tebing bibir pantai selatan yang ganas gelombang lautnya tersebut.
Siapa ingin kesana?Ikuuuuuuuuut.........................










bade dateng pantai tho...kulo titip skrinsyute mawon mas :D (Comment this)
aq dari aceh, selama ini aq melihat banyak seklai program konservasi pantai yang gagal
program konservasi tersebut dilakukan oleh ngo local.
aq juga pengen buat sebuah lembaga tentang lingkungan hidup..
ada yang bisa bantu ga apa-apa saja yang harus dipersiapkan untuk membuatb lembaga tsb..
jika kita bicara isu yang ingin aq angkat nantinya alam lembaga tsb adalah
1. monitoring kerusakan alam baik yang disebabkan oleh alam itu snediri dan juga oleh manusia
2. investigasi kerusakan hutan dan konservasi pantai
3. melakukan konservasi pantai yang partisipatif
4. meningkatkan ekonomi masyarakat baik pesisir pantai dan penggunungan dengan basis ekonomi-ekologi
saya mohon bantuan dari semua pihak.
thanks..
fajri
(Comment this)