NASIONAL PUNYA
GIGI TANGGAL TIGA
(meski sekarang baru tanggal 1....:-)
Rupane tidak hanya gigi roda kereta api yang tanggal meninggalkan lintasan rel sehingga mengakibatkan anjloknya beberapa kereta belakangan ini. Si Bocah Angon cucune Bu Ageng di Ndalem Kebun Kacangpun baru-baru ini mengalami tanggal gigi.
Dan yang lebih aneh lagi secara berturut-turut gigi depan atas copot satu per satu mengikuti irama antrian penumpang busway. Minggu ke 2 Januari copot satu bagian tengah, minggu ke 3 serambi kanan, dan akhirnya di minggu ke 4 gigi pendamping kiri menyusul. Yang ngedap-edapi lagi, ketika si Bocah Angon dintaya tentang keberadaan jenazah giginya dibuang kemana, dia menjawab, "giginya sudah dikubur di tanah".
"Kok dikubur di tanah?tidak dibuang ke atas ya?", tanya Bang Rudi. Si Bocah Angon menjawab dengan percaya diri yang tinggi, "gigi atas lepas harus dikubur di tanah, biar gigi yang baru bisa tumbuh dan arahnya tetap ke bawah kalau gigi bawah yang copot maka harus dibuang ke atas biar gigi baru yang tumbuh bisa tetap mengarah ke atas".
Welha dalah, bocah ini tahu juga formula mujarab warisan nenek moyang tersebut. Dan ketika Bang Rudi bertanya kepada Wan Abid sang pendekar Aceh apakah di sana juga mengerti rumus baku membuang gigi yang lepas tersebut, Wan Abid menjawab, "sama aja Bang, itu resep INDONESIA PUNYA.........Welha dalah jagad dewa batara.










:D
tapi tradisi ya tradisi, wah endonesiah banged tuh bocah.... (Comment this)