Selasa, Oktober 30, 2007
Jumat, Oktober 05, 2007
SUGENG RIOYO
KARTOSURO KULON SUROKARTO
SDOYO LEPAT KULO NYUWUN PANGAPURO

NDEREK MANGAYUBAGYO DINTEN RIOYO IEDUL FITRI
1 SYAWAL 1408 H
************nuwun sewu wangsul ndusun rumiyin***********
Rabu, Oktober 03, 2007
PIWULANG PARA PINISEPUH
KETUPAT:Laku kang papat
Tradisi lebaran di bumi Nusantara semenjak jaman nenek moyang senantiasa melekat erat dengan ketupat, nasi putih yang dibalut janur. Ketupat atau dalam bahasa Jawa disebut sebagai kupat, sebenarnya tidak sekedar tampil secara fisik sebagai hidangan khas hari raya untuk kudapan para sanak sedulur yang atang bersilaturahmi.
Kupat sejatinya memendam makna dan pesan ruhaniah yang dalam dari para wali. Lebaran berakar kata "lebar", yang bermakna sesudah atau selesai, di sini mempunyai pengertian suatu peringatan dalam ujud Hari Raya Idul Fitri setelah selama sebulan dididik di kawah candradimuka melalaui serangkaian pembelajaran puasa Ramadhan, sholat tarawih, tadarus Qur'an, serta dilengkapi penyaluran infaq, sodaqoh dan zakat fitrah. Serangkaian pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadikan manusia menjadi bertaqwa, sehingga saat lepas dari Ramdhan lahir kembali sebagai pribadi nan suci dalam suasana lebaran. Dan tentu saja diharapkan bekal kebiasaan yang dilakukan di bulan Ramadhan dapat menjadi bekal dan tradisi di sebelas bulan berikutnya.










Komentar terakhir
Bisa b
Aku ini durung sempat mampir