Jumat, Maret 23, 2007

NYASAR di AL IZHAR

REFLEKSI 20 TAHUN

LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

AL IZHAR

PONDOK LABU, 11 MARET 2007

Sebuah tempat yang penuh dengan bunga-bungaan atau bisa dibilang taman bunga, begitulah kurang lebih makna kata al izhar, dan siang itu kami, saya dan seorang rekan nyasar di Al Izhar, sebuah lembaga pendidikan Islam di kawasan Pondok Labu. Berawal dari sms seorang teman di Komunitas Kenduri Cinta yang meminta perkenan saya untuk hadir dalam acara CNKK tepat pukul 13.00 WIB di Al Izhar Pondok Labu.

Posted by Nananging Jagad at 09:57:37 | Permanent Link | Comments (21) |

Kamis, Maret 15, 2007

SARI ILMU (2)

BUMI MEMINTA LANGIT MENAGIH

Sari Ilmu Kenduri Cinta Maret 2007


Bumi meminta langit menagih, begitulah tema sentral diskusi bulanan di Taman Ismail Marzuki kali ini. Malam itu tampak sedikit istimewa karena saat acara baru dimulai beberapa saat, langitpun langsung memberikan curahan air hujannya, bahkan bisa dibilang sepanjang acara hingga pukul 03.00 dini hari, langit tiada pernah berhenti mencurahkan tangisnya.

Posted by Nananging Jagad at 07:40:58 | Permanent Link | Comments (27) |

Jumat, Maret 09, 2007

NEW PERSPEKTIF BARU

Wimar’s World

Sensor dan Somasi

Menyimak acara baru bertajuk Wimar’s World yang ditayangkan oleh JakTv seakan mengulang acara serupa di era 90-an berjudul Perspektif(Baru). Memang tidak mengherankan jika terdapat kemiripan, selain sang host acara yang sudah akrab di kalangan pemirsa setia yaitu si kribo Wimar Witular yang merupakan mantan juru bicara Presiden Gus Dur, juga pola diskusi yang dilemparkan tidak jauh dari format acara Perspektif(Baru).

Posted by Nananging Jagad at 07:50:11 | Permanent Link | Comments (23) |

Senin, Maret 05, 2007

CNKK's Event

Assalamualaikum wr wb,
        
Mengharapkan kehadiran rekan-rekan dalam acara bulanan:
        KENDURI CINTA NOVEMBER 2007
        dengan tajuk
        "LONTHONG OPOR"
(Olone Kothong-Olone Diporo-poro)
Posted by Nananging Jagad at 08:19:24 | Permanent Link | Comments (26) |

Kamis, Maret 01, 2007

Al Wudun bin Menyun

ROSO SAKIT Itu......

Al kisah sudah kurang lebih empat hari ini, saya diberi nikmat berupa sebuah miniatur gunung sisa lumpur Lapindo Brantas di janggut sisi kanan saya. Awalnya saya kira gundukan nylekit itu hanya merupakan cikal bakal sebuah jerawat yang sebenarnya jarang mendera para priyagung. Sejak hari pertama bintik kecil itu muncul, si Enjeli cucune Bu Ageng selalu mengunyel-ngunyelnya seakan mendapatkan mainan baru yang unik.

Lha kok hari-hari berikutnya bengkak itu kian membesar dan menyadikan roso kaku dan senut-senut di sekitar tulang rahang saya. Meski tanpa ada pemberitaan dari Badan Vulkanologi maupun BPPTK, saya kemudian berinisiatif melakukan investigasi akan hal apa gerangan yang telah terjadi dan langsung saya putuskan, melihat kecenderungan peningkatan gunung mini tersebut, bahwasanya saya harus memasuki kesiapan Siaga I. Yang paling nggak lazim sebenarnya adalah posisi al wudun tersebut yang mendungul di atas janggut yang ”nawon kemit” tersebut. Selidik punya selidik, sepertinya di daerah persendian rahang kanan tersebut merupakan jalur patahan yang sangat memungkinkan terjadinya tumbukan lempeng ”ngisor gulu” dan ”nduwur janggut” yang mengakibatkan pengangkatan lempeng dan timbullah apa yang disebut fenomena al wudun tersebut(ketok ngawure to...).

Posted by Nananging Jagad at 08:18:19 | Permanent Link | Comments (30) |