SEPUTAR SEMINAR
HUJAN SEMINAR
Sebagaimana lagu Guns N'Roses bertajuk "November Rain", dan juga kenyataan di lapangan akan derasnya curah hujan yang senantiasa disertai badai, topan, dan lesus(tanpa Timbul dan Tarsan tentunya) termasuk si genit puting beliung, ternyata banyak instansi yang membanjiri hari-hari kerjanya dengan kegiatan seminar, lokakarya, workshop dan sejenisnya(ngejar realisasi anggaran tentunya). Jadi teringat masa-masa ngangsu kawruh ing Yoja mbiyen.......

Semasa kuliah dulu, hari-hari kami(AlHas crew) yang kebetulan dapat kortingan langganan koran KR, setiap pagi diwarnai rutinitas membaca koran kebanggaan wong Yoja tersebut. Informasi yang kami cari pertama kali pastilah soal seminar (gratis). Dalam pola pikir yang diajarkan Kiai Agus Salim van Kudus lan Romo Agus Sulis(para mahasiswa abadi-waktu itu), bahwa yang bernama ilmu pengetahuan itu bisa diperoleh dari berbagai tempat dengan berbagai sarana serta media, dan salah satunya lewat seminar. Dan adalah menjadi hak asasi bagi setiap anak bangsa untuk dapat memperoleh ilmu tersebut, dengan demikian tidak menjadi alasan kenapa biaya pendidikan begitu mahal di negri ini. Demikian pula dengan seminar, banyak seminar yang dijual begitu mahal kepada mahasiswa.
Karena anggapan kami bahwa seminar itu sarana diseminasi ilmu pengetahuan, maka otomatis forum itu juga menjadi hak anak bangsa untuk berperan di dalamnya. Dengan bekal dalil seperti itu, maka kami senantiasa bergerilya untuk mengikuti seminar sekedar untuk memperluas cakrawala pengetahuan kami(.......meski motivasi awal sekedar numpang makan siang gratisan).
Berbagai petualangan di medan seminar sepertinya pernah kami jalani, mulai seminar mengenai IT, politik, ORNOP, budaya,sosial, hukum, otonomi daerah, heritage community, pertanian dan masih banyak bidang yang lain termasuk manasik haji. Dan semua itu kami lakoni dengan gratisan semua(tentunya untuk seminar yang gratis sudah otomatis). Kemudian bagaimana dengan seminar yang larang regane bagi kami cah sekolah kere yang sekedar makan sekali sehari bisa membayarnya? Bagi kami ternyata muncul suatu rumus dan strategi jitu untuk soal yang satu itu.
Rumusnya sederhana......."kami senantiasa menjadi instruder" dalam forum itu. Carane piye? Kami biasa datang ke seminar pada saat coffe break pertama, setelah acara seremonial pembukaan selesai. Langsung gabung ngopi, ambil kue dll, dan saat para peserta kembali memasuki ruang sidang kita dengan sengkut segera ikut bergabung. Dan kemudian.....tinggal cari posisi yang bagus untuk ikut menyimak sabda dan titah para nara sumber. Dan kamipun taat dengan semua titah panitia, termasuk untuk kembul bujono, makan siang berjamaah.......alangkah indahnya dunia kuliah kami.
Dan hari-hari ini, begitu banyak undangan seminar yang tiada daya untuk saya hadiri karena keterbatasan waktu dan tangan kaki sayapun hanya dua. Dimulai seminar PLTN yang diselenggarakan oleh PTRKN(BATAN)-UIN Syarif Hidayatullah tanggal 6, seminar Standardisasi ISO&IEC oleh BSN tanggal 14. Dan yang meneror saya adalah undangan untuk tanggal 20-22, mulai seminar SDM Teknologi Nuklir di STTN-BATAN Yogya, seminar nasional standardisasi di BSN, KIPNAS(Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional) IX di LIPI, seminar penggunaan iradiator di PATIR-BATAN.....yang akhirnya semua undangan tersebut tidak dapat saya ayahi. Dan jejibahan yang selanjutnya saya lakukan adalah menghadiri acara publik hearing di BATAM bersama para ndoro penggede pabrik, punggowo SETNEG dan Dep HUKHAM. Capeeeeek dech.............ampun pemrentah!!!!!!!
Dan hari-hari ini, begitu banyak undangan seminar yang tiada daya untuk saya hadiri karena keterbatasan waktu dan tangan kaki sayapun hanya dua. Dimulai seminar PLTN yang diselenggarakan oleh PTRKN(BATAN)-UIN Syarif Hidayatullah tanggal 6, seminar Standardisasi ISO&IEC oleh BSN tanggal 14. Dan yang meneror saya adalah undangan untuk tanggal 20-22, mulai seminar SDM Teknologi Nuklir di STTN-BATAN Yogya, seminar nasional standardisasi di BSN, KIPNAS(Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional) IX di LIPI, seminar penggunaan iradiator di PATIR-BATAN.....yang akhirnya semua undangan tersebut tidak dapat saya ayahi. Dan jejibahan yang selanjutnya saya lakukan adalah menghadiri acara publik hearing di BATAM bersama para ndoro penggede pabrik, punggowo SETNEG dan Dep HUKHAM. Capeeeeek dech.............ampun pemrentah!!!!!!!










"HIDUP MAHASISWA UGM (universitas Google.coM)"
.::he509x™::. (Comment this)