Rabu, May 24, 2006

nDalem Kebun Kacang

Discription of nDalem Kebun Kacang........

Jln. Kebun Kacang II No.70 Tanah Abang yang untuk selanjutnya di dalam blog ini disebut nDalem Kebun Kacang merupakan sebuah Istana kecil kediaman Bu Ageng "Keken" dimana beberapa orang ksatria dari berbagai suku dan etnik di Indonesia menumpang "ngenger" di dalamnya. Dengan demikian nDalem Kebun Kacang merupakan bentuk miniatur Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Para penghuni nDalem Kebun Kacang terdiri atas penghuni Griya Utama dan Ksatriyan dengan keterangan sebagai berikut:

Penghuni Griya Utama:

1. Bu Ageng "Keken" sebagai pihak yang "nglenggahi dampar" sekaligus merangkap sebagai Ketua RW 02.

2. Kang Odi "si Pendekar Transistor" and family, terdiri Mbak Lina dan si Kecil "Angelie".

3. Pak "Kostrad" and family, terdiri Mbak Fitri dan si "Bocah Angon" Ardi.

4. Om "Dirjen Kichen" and family, terdiri Bi Lida and her dughter.

Penghuni Ksatriyan:

1. Aku sendiri "nDoro Seten van Magelang", begitu sebutan dari "nDoro Sinyo" Ipul Bangsri ketika terinspirasi Para Priyayi-nya Pak Ageng Umar Kayam.

2. "si Bos" Yerry asli Sukabumi tapi always comeback to Metro-Lampung.

3. "Dik Fuad" cah Buluspesantren-Kebumen.

4. "Pak Direktur" Bang Sitepu yang asli Binjai-Medan.

5. Herman "si jago tidur" van Mertoyudan.

6. "Koh Kiki" asal Sukabumi.

7. Si Tyor cah Ngupasan yang jarang nongol.

8. Sang Abib si Batak keturunan de Acehers.

9. Sang "Mami" and family.

10."nDoro Sinyo" Ipul Bangsri van Cilacap.

11. Kangmas Bahtiar kerabat Sukaharjo Hadiningrat.

12. Mas Budi bujang Bukittinggi.

13. Kang "Wendi" yang I don't very full about him.

Melihat komposisi penghuni nDalem Kebun Kacang tersebut terlihat bahwa terdapat suku Jawa, Sunda, Batak, Minang dan juga Chinese sehingga sangat dimungkinkan terjadinya suatu pola hubungan keseharian yang sangat beragam dan tentu saja "unik". Tidak hanya sebatas itu, proses dialektika yang dinamis dengan berbagai ragam latar belakang dan pola berpikir sering menjadi pewarna yang sangat dominan bagi dunia kami. Dalam kondisi yang demikian, kami secara alamiah dididik untuk senantiasi mengembangkan sikap "tepo sliro", saling menghormati dan menghargai satu sama lain untuk tercapainya suatu hubungan keluarga besar nDalem Kebun Kacang yang harmonis dan dinamis menentang jaman globalisasi. Prinsip dasar yang kami pegang adalah bahwa perbedaan dan pluralisme bukan penghalang bagi terwujudnya suatu persatuan bagi suatu cita-cita dan tujuan yang lebih besar, namun justru merupakan sarana pengkayaan terhadap suasana kebatinan kami untuk menjadikan hidup senantiasa berperadaban luhur.

Dengan keyakinan yang tinggi dan dengan didorong oleh keinginan luhur untuk ikut menyumbangkan darma bakti kami "Memayu Hayuning Bawana" bagi kejayaan Nusantara di masa depan, kami bertekad untuk mengukir sejarah baru Indonesia Masa Depan dari nDalem Kebun Kacang tercinta..........

SURA DIRA JAYANINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI..........

 

Posted by Nananging Jagad at 09:21:37 | Permanent Link | Comments (4) |
Komentar
1 - wah ... koyo intro ketoprak ... ayo gawe lakon kebon kacang ... :) (Comment this)

Ditulis oleh: bahtiar at 2006/05/24 - 11:40:42
2 -

wah... basa-ne tingkat tinggi... ra mudheng aku...
"Memayu Hayuning Bawana", "SURA DIRA JAYANINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI"... artine opo yoooo...?

Bersama lagi menggali kekayaan budaya leluhur........"

Memayu Hayuning Bawana-Memberikan kontribusi positif dalam rangka membangun/memakmurkan bumi.

Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti-suatu cita-cita yang berlandaskan tekad bulad pasti akan mencapai tujuan yang diinginkan dan setiap benih kejahatan pasti akan dikalahkan oleh kebenaran.

 (Comment this)

Ditulis oleh: Bag0nK at 2006/05/29 - 18:31:22
3 - Ketoke perlu kategori baru "Ndalem Kebon Kacangan"! Keren dab. (Comment this)

Ditulis oleh: ipoul_bangsari at 2006/05/30 - 10:33:20
4 -

"memayu ayuning bawana"=
membikin indah [ayu] dunia yang sudah indah ini. atau memperindah keindahan dunia ini.

Yes, it's right too, leres Mas................. 

 (Comment this)

Ditulis oleh: mahatmanto at 2006/06/09 - 12:14:02
Tulis komentar