Senin, Juni 26, 2006

DOLAN - DOLAN

Dolan SUROBOYO


        Menempuh perjalanan Jakarta-Surabaya by kereta malam itu terasa sunyi dikarenakan tidak semua kursi terisi penumpang. Perjalanan tersebut aku tempuh karena suatu tugas pekerjaan bersama seorang rekan kerja yang lain. Seperti biasa nasibku mesti apes kalau melakukan perjalanan jauh, dalam hal teman duduk. Terlebih malam itu, karena sengaja rekanku mojok di sudut gerbong sehingga diriku jangankan perawan ayu, nenek tuwek elekpun gak ada yang bisa diajak ngobrol.
Untuk menghilangkan kejenuhan akhirnya aku baca beberapa buku dongeng yang sengaja aku bawa untuk bocah angon di kampungku, sampai kemudian aku terlelap tidur.
         Tugas yang aku bawa dari kantor tak sampai setengah hari aku selesaikan dengan lancar. Kucoba hubungi adik sepupuku yang dines di Marinir agar dapat menemuiku. Namun dia tidak bisa menjanjikan dapat keluar tangsi sampai sore, dia hanya meberiku harapan agar aku pulang ke Muntilan malam saja siapa tahu sore dia bisa izin keluar.
 
     Untuk sekedar mengisi waktu akhirnya kami, aku dan rekanku, mencoba sedikit plesiran di pusat kota Pahlawan. Pertama kami bertandang ke WTC sekedar ingin tahu aktivitas di tempat tersebut. Ternyata WTC Surabaya semacam duplikatnya Roxy di Jakarta, merupakan pusat penjualan ponsel dan segala thethek bengeknya. Puas melihat WTC, kami kemudian bergeser ke utara mengunjungi Surabaya Plaza. Di tempat ini fokus kami hanya pada toko buku Gunung Agung untuk menjelajahi koleksi buku yang ada di situ. Capek muter-muter di situ, kami meneruskan anjangsana ke Monumen Kapal Selam di tepian Kali Mas.

Kapal selam KRI Pasopati 410 salah satu kapal selam TNI AL dari satuan Kapal Selam Armada RI kawasan Timur. KRI Pasopati termasuk jenis SS type whisky class di buat di Vladi Rusia tahun 1952. Masuk jajaran TNI AL (Satselarmatim) tanggal 29 Januari 1962 dengan tugas pokok menghancurkan garis lintas musuh (anti shipping), mengadakan pengintaian dan melakukan "silent raids". KRI Pasopati juga berperan aktif menegakkan kedaulatan negara dan hukum di laut yurisdiksi nasional, misalnya dalam operasi Trikora. KRI Pasopati terlibat langsung di garis depan, memberi tekanan-tekanan psikologis terhadap lawan, sehingga Irian Barat/Jaya [sekarang Propinsi Papua], dapat kembali ke dalam wilayah RI.

        Pengunjung di monumen ini dapat melihat dan masuk ke dalam kapal dan mengamati dari dekat ruang kendali, ruang perwira, ruang tamtama, ruang peluncuran torpedo dll. Di samping melihat dan masuk ke dalam kapal selam, pengunjung juga disuguhi pemutaran diorama TNI AL di sebuah home theatre yang cukup nyaman.

        Puas pengembaraan di Monumen Kapal Selam, kami melanjutkan klinong-klinong kami ke Tunjungan Plaza. Di sini kami berkunjung ke Matahari(tapi tak panas lho....) dan Sogo(bukan sego tapi...) di sampingnya. Bertandang ke Sogo bersamaan waktunya sholat Ashar sehingga kami mencoba mencari sekedar mushola tempat sholat. Ternyata dari informasi yang kami dapat mushola terletak di lantai 7. Sebuah mushola kecil mojok di sudut perpakiran kendaraan dan berada di bawah selang-selang gedung, mengingatkanku pada tulisan Cak Nun tentang Tuhan di bawah selang-selang.

    Nampaknya memang dalam tatanan sistem arsitektur bangunan modern, mushola dianggap sebagai klilip sehingga keberadaanya harus tidak terlalu mecolok agar tidak mengganggu pemandangan. Tuhan ditempatkan di sudut-sudut pengap gedung dan di bawah selang-selang ruang parkir. Di era modern barangkali manusia sudah kurang atau bahkan merasa tidak membutuhkan Tuhan sehingga Tuhan ditaruh di belakang tumitnya. Tuhan bukanlah sesuatu yang penting dan menentukan. Semoga ini hanya pesismisme saya saja.

    Di mushola tersebut kami bertahan sambil beristirahat mengendorkan otot kaki yang lemas sampai waktu Maghrib untuk kemudian kami cabut menuju terminal Bungurasih. Aku menuju Mount Island di barat Merapi, sedangkan rekanku ke kota Mapatih Nambi, Lamongan. Begitu kisah sehari di Suroboyo.......

Posted by Nananging Jagad at 10:19:05 | Permanent Link | Comments (14) |
Komentar
1 - Kang, ono sing lali?
g foto-foto karo tourist guide sing neng kapal selam KRI PASOPATI:(
BTW, Kang koe ki entuk fotone soko endi?
perasaan ki, dewe lali g nggowo kamera. (Comment this)

Ditulis oleh: DhEn BaGoeSe NgarSO at 2006/06/26 - 13:03:43
profile
2 - Lha gowone poto ghaib,dadi ra sembarang wong isoh ndelok...;) (Comment this)

Ditulis oleh: anang at 2006/06/26 - 13:08:36
3 - penak temen... dolan-dolan dibayari kantor... :) (Comment this)

Ditulis oleh: bagonk.net at 2006/06/26 - 15:03:46
profile
4 - "yo bot-bote netepi kewajiban Mas......." (Comment this)

Ditulis oleh: anang at 2006/06/26 - 15:09:03
5 - anang, waduh, kalah ki brarti Ki Joko Bodho. (Comment this)

Ditulis oleh: DhEn BaGoeSe NgarSO at 2006/06/26 - 16:46:44 in reply to: 2
6 - terima kasih cerita sma foto2nya....enak ya jalan2 rame2 sama rekan kerja, tapi paling enak jalan2 bareng sama suami atau istri lho! (Comment this)

Ditulis oleh: ely at 2006/06/26 - 18:22:26
7 - dadi pengen nyanyi :P

rek ayo rek *jreng!*
mlaku mlaku nang tunjungan
rek ayo rek
rame2 bebarengan...

cak ayo cak
sopo gelem melu aku... (Comment this)

Ditulis oleh: siberia at 2006/06/26 - 21:16:34
8 - sungguh priyayi, jalan-jalan terus... (Comment this)

Ditulis oleh: ipoul_bangsari at 2006/06/27 - 08:49:59
profile
9 - siberia, Iyo sih, sopo ngerti entuk kenalan karo anake sing bakul cingur.........yo ora? (Comment this)

Ditulis oleh: anang at 2006/06/27 - 09:43:25 in reply to: 7
profile
10 - ely, Iya kalo suami atau istri sendiri sih nggak papa Mbak, kalo.......wuaduh (Comment this)

Ditulis oleh: anang at 2006/06/27 - 09:45:22 in reply to: 6
profile
11 - ipoul_bangsari, Priyayi sejati kudu jajah dea milangkori Dab! (Comment this)

Ditulis oleh: anang at 2006/06/27 - 09:53:07 in reply to: 8
profile
12 - ipoul_bangsari, Priyayi sejati kudu jajah desa milangkori Dab! (Comment this)

Ditulis oleh: anang at 2006/06/27 - 09:53:40 in reply to: 8
13 - Asyiik ya jalan2..mau dooooong :) (Comment this)

Ditulis oleh: ulin at 2006/06/29 - 17:19:05
profile
14 - Ya, ntar adain aja lagi.... (Comment this)

Ditulis oleh: anang at 2006/06/30 - 08:40:55
Tulis komentar